free website hit counter Komposisi Depth Of Field - BIKINFOTO Komposisi Depth Of Field | Bikin Foto
WHAT'S NEW?
Loading...

Komposisi Depth Of Field

Banyak kendala yang dihadapi pada saat kita merekam foreground dalam bentuk yang benar-benar tajam. Kalau kita amati gambar landscape jepretan professional disana pasti terdapat elemen foreground yang nampak tajam, ini komponen penting dalam keberhasilan gambar landscape.

Foreground adalah titik jatuh pertama mata saat melihat gambar, berfungsi juga untuk memperkuat kesan jauh dan 3 dimensi, serti memberikan bercak warna-warna indah dan detail dari benda-benda pada foreground. Banyak sekali pilihan foreground seperti bunga, batu, pohon atau benda apapun yang ditampilkan dengan menarik dalam gambar.

Foreground yang tajam akan membutuhkan bukaan aperture sempit dan akan maksimal berada pada angka f/16, mengapa? karena kurang dari bukaan tersebut akan nampak blur dan bila lebih sempit akan terjadi diffraksi yang merupakan distorsi lensa sehingga gambar malah kurang maksimal. dengan bukaan aperture f/16 bagian pojok-pojok frame akan tampil tajam dan maksimal dibandingkan dengan bukaan tersempit misal f/22, karena memiliki efek diffraksi.

Untuk memperkuat kesan 3 dimensi kita perlu menggunakan lensa wide angle karena memiliki karakteristik memperpanjang dan memperjauh jarak seperti focal length 17-24 mm.

Perhitungan jarak hyperfocal
Jarak hyperfocal merupakan titik dimana kita bisa memaksimalkan depth of field terhadap angka aperture tertentu. Apapun dalam jarak tertentu hingga tak terbatas akan terekam dalam keadaan tajam. Perhitungan jarak sangat penting untuk mendapatkan ketajaman maksimal, sekilas terlihat rumit namun sangat mudah difahami. Pada lensa prime modern canggih yang memiliki fitur hyperfocal distance kita tinggal memutar ring hyperfocal pada aperture yang dipilih dan label yang tertera dalam satuan foot, dimana 1f=30cm,  namun untuk lensa-lensa zoom standart akan memerlukan bantuan tabel.



Jika menggunakan focal length tertentu dengan bukaan aperture tertentu maka jarak dengan foreground, titik hyperfocal bisa digambarkan pada gambar diatas.  Kita perlu menghindari area not sharp/area tidak tajam, namun memasukkan 1/2 hyperfocal distance karena termasuk area tajam sampai dengan jarak tidak terhingga. Tabel secara rinci terdapat pada gambar dibawah:


Demikianlah teknik dalam memaksimalkan depth of field dalam komposisinya untuk memaksimalkan foto landscape.

0 komentar:

Post a Comment